Rabu, 03 Agustus 2016

Saksi-Saksi Iman Dari Alkitab



Saksi-Saksi Iman
 
Bacaan FT: Ibrani 11: 1-40
(11:1) Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.
Lalu apakah iman itu? Iman adalah dasar "substance" kata Latin "substance" berasal dari dua kata berbeda: sub dan stance. Sub tentu saja berarti "di bawah". kita mengenal kata-kata separti "submarine," perahu yang bergerak dibawah laut, dan "subterranean" sesuatu di bawah bumi. Kata stance mengacu pada esensi sesuatu. Substance adalah sesuatu yang berada dibawah yang menjadi dasar dari segala sesuatu dalam hidup kita, mendukung, mempertahankan, dan mengamankannya. Iman merupakan dasar bagi keberadaan kita.

Habel, Henokh, Nuh, Abraham, Musa, Yusuf dan para pahlawan lainnya dalam Ibrani 11 memiliki satu kesamaan: iman, iman yang berkelanjutan dan mendukung mereka sepanjang hidup mereka.
Iman adalah hubungan bersama Tuhan sebagai teman yang dikenal baik, yang menuntun kita untuk melakukan apapun yang Dia minta dan menerima apapun yang Dia izinkan dengan penuh keyakinan bahwa Dia menginginkan hanya yang terbaik untuk hidup kita.

Dalam kitab Ibrani 11, Tuhan mendaftarkan nama-nama pahlawan iman sepanjang berabad-abad. Nama mereka tergantung tinggi di "ruang kemashyuran" surga.
⚽ Habel
"karena iman Habel telah mempersembahkan kepada Allah korban yang lebih baik dari pada korban Kain. Dengan jalan itu ia memperoleh kesaksian kepadanya, bahwa ia benar, karena Allah berkenan akan persembahannya itu dan karena iman masih berbicara, sesudah ia mati"(11:4)
Alkita mencancatan Habel adalah individu yang benar. Tetapi apakan hasil imannya? Kain tidak memiliki iman dan hidup, sedangkan Habel yang memiliki iman, meninggal. yang mungkin tampak aneh bagi beberapa orang yang memiliki pemahaman yang keliru tentang iman yang sejati, seperti mereka yang percaya jika anda memiliki iman yg cukup, anda akan selalu disembuhkan.

πŸ€Henokh
"Karena iman Henokh terangkat, supaya ia tidak mengalami kematian, dan ia tidak ditemukan, karena Allah telah mengangkatnya. Sebab sebelum ia terangkat, ia memperoleh kesaksian, bahwa ia berkenan kepada Allah(11:9)

jika Henok tidak memiliki iman, ia akan mati. Tetapi dia memiliki iman, sehingga ia hidup. Namun Habel memiliki kualitas iman yang sama namun ia meninggal. Bagaimanapun, satu hal yang tidak membingungkan kita: setiap pahlawan iman dalam Ibrani 11 mengajar kita, bagaimana mempercayai Tuhan. Henokh percaya kepada-Nya dalam hidup, dan Habel juga demikian dalam kematian.

🏈 Nuh
"Karena iman maka Nuh- dengan petunjuk Allah tentang sesuatu yang belum kelihatan- dengan taat mempersiapkan bahtera untuk menyelamatkan keluarganya; karena iman itu dia menghukum dunia, dan ia ditentukan untuk menerima kebenaran, sesuai dengan imannya." (11:5)
Iman Nuh membuatnya melakukan apa yang Tuhan katakan, meskipun untuk sebagian besar orang-orang di zamannya pasti melihatnya konyol. Nuh tetap berdiri ditempat dimana ia berada selama 120 tahun membangun bahtera meskipun fakta menunjukan bahwa tidak ada hujan. Itulah iman.o

⚾ Abraham
Lalu pengalaman Abraham justru sebaliknya " Karena iman Abraham taat, ketika ia dipanggil untuk berangkat kenegeri yang akan diterimanya menjadi milik pusakanya, lalu ia berangkat dengan tidak mengetahui tempat yang ia tujui" (11:8)
Imannya membuat dia meninggalkan keamanan tanah airnya dan dengan berani keluar lalu pergi ke tempat yang dia tidak ketahui.

🎾 Yusuf dan Musa
Yusuf setia kepada Tuhan  meskipun hidupnya dipenuhi kesulitan. Sebagai hasil dari kesetiaannya, Tuhan menghargainya. Dia hidup sebagai saksi Allah yang benar ditengah kekayaan dan kemewahan Mesir. Sebaliknya Musa memiliki pengalaman yang berlawanan. Tuhan membawanya keliar dari Mesir mengenbara dipadang gurun agar sepenuhnya bergantung kepada-Nya. Musa memilih untul "... menderita sengsara dengan umat Allah dari pada untuk sementara menikmati kesenangan dari dosa. Ia menganggap penghinaan karena Kristus sebagai kekayaan yang lebih besar daripada semua harta Mesir, sebab pandangannya dia arahkan kepada upah (11: 25,26)o

Yusuf memiliki iman dan tetap tinggal di Mesir, sementara Musa memiliki iman dan Tuhan mengatakan kepadanya untuk meninggalkan Mesir. Melalui iman maka Yusuf menjadi kaya, tetapi Musa menjadi miskin.

⚽ πŸ€ 🏈 ⚾ 🎾 🎾 ⚾ 🏈 πŸ€ ⚽

Bagitupun para Mosionaris2 yg terdahulu dan kita semua (ULB dan CULB) mengerjakan ini: berdoa yg tidak biasa, berpuasa, membritakan Injil, memiridkan dan berada ditengah2 STA,  karena kita mengimani inilah kehendakNya tertinggi dalam hidup kita. Dan mengimani setiapo firman yang di ucapkanNya  tentang setiap suku, kaum dan bangsa(Wahyu 7:9) pasti akan terjadi. Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah (11: 6a).

dan Sekalipun nantinya firman berikut ini terjadi pada kita;
-Dalam iman mereka semua ini telah mati sebagai orang-orang yang tidak memperoleh  apa yang dijanjikan itu, tetapi yang hanya dari jauh  melihatnya dan melambai lambai kepadanya dan yang mengakui, bahwa mereka adalah orang asing dan pendatang di bumi ini.
- Dan mereka semua tidak memperoleh apa yang dijanjikan itu, sekalipun iman mereka telah memberikan kepada mereka suatu kesaksian yang baik.(11:13, 39)

kita tetap meninggalkan teladan yang baik dan benar buat generani setelah kita, tetap semangat dalam perjuangan ini,  kita setia bukan karena melihat hasil tetapi karena iman kita kepada Si Pemberi Perintah.

#Indonesia Bagi Kemualian Tuhan!

Kamis, 28 Juli 2016

Cinta Sejati Dari Allah Pandangan Kristen


Kamis, 28 Juli 2016  
FT: Keluaran 21-25 & 26-40


TUHAN Allah sangat rindu dikenal dan dikasihi oleh umat-Nya. Betapa Dia rindu cinta-Nya kepada bangsa Israel direspons dengan kehangatan cinta yg sama: "Akulah TUHAN, Allahmu, yg membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan. Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku." (Kel.20:2-3).

Cinta yg sejati selalu mengandung aspek cemburu; tidak ada kekasih yg rela diduakan: "Janganlah engkau sujud menyembah kepada allah lain, karena TUHAN, yg namaNya Cemburuan, adalah Allah yg cemburu." (Kel.34:14). Jika kita sungguh2 mencintai Dia, kita akan dengan serius menyingkirkan segala bentuk berhala dari hidup kita, yg berpeluang menggeser posisi TUHAN di hati kita.

Cinta yg sejati membuat dua sejoli ingin selalu bersama2. TUHAN rindu tinggal di tengah2 bangsa Israel: "Dan mereka harus membuat tempat kudus bagi-Ku, supaya Aku akan diam di tengah2 mereka." (Kel.25:8). Siapakah yg sedang jatuh cinta namun ingin berpisah jauh? Jika kita benar2 mencintai Dia, kita akan selalu betah tinggal di hadirat-Nya.

Cinta yg sejati juga rindu memiliki sepenuhnya, sehingga menuntut kepercayaan penuh dan penyerahan total dari pribadi yg dicintai. Itu sebabnya TUHAN memberikan hukum dan perintah-Nya untuk ditaati oleh bangsa Israel, sebagai wujud kepemilikan-Nya atas mereka: "Aku akan memberikan kepadamu loh batu, yakni hukum dan perintah, yg telah Kutuliskan untuk diajarkan kepada mereka." (Kel. 24:12). Jika kita serius mencintai Dia, kita akan bergairah menerima tugas dari-Nya yg menuntut iman kita yg penuh kepada-Nya.

Isi loh batu itu sejatinya tidak boleh dipandang sebagai daftar kewajiban, tetapi sebuah "surat cinta" dari seorang kekasih yg sangat ingin menjagai kekasihnya dan melihat kekasihnya berhasil: "Jika engkau sungguh2 melakukan segala yg Kufirmankan, maka Aku akan memusuhi musuhmu dan melawan lawanmu, dst." (Kel.23:22-28). Jika kita sungguh2 mencintai Dia, perintah2-Nya bukanlah menjadi kewajiban bagi kita, tetapi sebuah kesukaan dan perlindungan sejati.

TUHAN ingin cinta-Nya berbalas. Dia rindu disambut dan dikasihi, sama seperti Dia menyambut dan mengasihi. YESUS pernah berkata: "Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yg mengasihi Aku. Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti Firman-Ku." (Yoh.14:21+23).

Sebagai pemimpin bangsa Israel, Musa sangat ingin bangsa itu mencintai Allahnya. Dia menyampaikan dengan seksama segala yg diperintahkan TUHAN kepada bangaa itu dan memastikan bahwa bangsa itu melakukan tepat seperti yg diperintahkan-Nya.

Dalam hal pembangunan Kemah Suci, di bawah kepemimpinan Musa, bangsa Israel berhasil melakukan semua hal tepat seperti yg diperintahkan TUHAN kepada Musa. Hal ini disebutkan berulang2 untuk menunjukkan kepada kita betapa pentingnya bagi TUHAN untuk kita melakukan tepat seperti yg Ia perintahkan, sebagai bukti kasih kita pada-Nya
(Kel.40:16,19,21,23,25,27,29,32). Dalam bahasa sederhana, mencintai TUHAN berarti melakukan tepat seperti yg Ia mau.

Namun sejatinya, hati bangsa Israel tidak sepenuhnya tertuju kepada TUHAN. Mereka tidak mencintai Dia sebagaimana seharusnya. Mereka dengan cepat berubah setia: "Mari, buatlah untuk kami allah, yg akan berjalan di depan kami." (Kel.32:1).

Dapatkah kita bayangkan betapa hancurnya hati Allah ketika mendengar perkataan bangsa Israel itu? Bangsa yg sudah dicintai-Nya habis2an itu ternyata mengkhianati Dia dengan mudah, karena sebuah alasan sepele. Cinta menuntut kesetiaan dan bangsa Israel gagal setia ketika harus menunggu Musa hanya 40 hari saja di atas gunung Sinai. Jika kita benar2 mencintai Dia, kita akan menanti dengan sabar dan tekun sampai Ia menggenapi janji2-Nya atas hidup kita.

Murka TUHAN atas bangsa itu adalah wajar. Dan di moment yg sangat krusial itu, Musa menunjukkan kelasnya sebagai seseorang yg sangat mengenal hati TUHAN karena bergaul karib dengan-Nya.

Dengan bahasa yg tepat, Musa berhasil "melunakkan" hati TUHAN, dengan "doa syafaat tingkat tinggi". Kel.32:11-13 + 31-32 mencatat doa Musa kepada TUHAN yg mengubah takdir sebuah bangsa yg besar. Musa mengingatkan TUHAN akan perbuatan-Nya yg sangat besar sewaktu membebaskan bangsa Israel dari tanah Mesir, hujatan kepada nama TUHAN dari bangsa Mesir jika bangsa Israel dibinasakan, dan sumpah-Nya kepada nenek moyang mereka Abraham-Ishak-Yakub tentang bangsa itu.

Semoga dalam anugrah-Nya, TUHAN menuntun kita semua untuk semakin mengenal Dia, sehingga kita menjadi pendoa2 syafaat yg efektif untuk suku2 bangsa yg kita layani. Pendoa yg sangat mencintai TUHAN-nya sehingga tidak rela melihat nama TUHAN dipermalukan, dan akhirnya mengubah sejarah sebuah STA karena berhasil "melunakkan" hati TUHAN.

Ada banyak lagi yg dapat kita pelajari dari pasal2 Kitab Keluaran ini. Di lain waktu kita akan lihat bersama2.

Dalam kasih-Nya,
Papi (Henry P. Panggabean)
19/01/2016, 00:13 Senin, 18 Jan 2016

Selasa, 12 Juli 2016

Amanat Agung Allah



FT: Keluaran 16-20

Setelah membawa seluruh bangsa Israel keluar dari Mesir dan menghancurkan pasukan Mesir di Laut Teberau dengan keperkasaan tangan-Nya, di gunung Sunai TUHAN menyatakan isi hati-Nya yg terdalam kepada bangsa itu, bahwa IA hendak menjadikan mereka sebagai harta kesayangan-Nya sendiri dari antara segala bangsa (Kel.19:4-6).

"You have seen what I did to Egypt and how I carried you on eagles' wings and brought you to me.
If you will listen obediently to what I say and keep my covenant, out of all peoples you'll be my special treasure.
The whole Earth is mine to choose from, but you're special: a kingdom of priests, a holy nation."
(Exodus 19:4-6, Bible The Message)

Itulah jeritan hati TUHAN selama berabad2. Cinta kasih-Nya belum menemukan saluran dan objek yg tepat. Di masa Perjanjian Lama, ALLAH Sang Kasih itu sangat merindukan untuk memiliki sebuah bangsa sebagai objek/tujuan pelimpahan kasih-Nya yg ajaib itu. DIA melakukan segala cara untuk menunjukkan kepada bangsa Israel bahwa IA sangat menyayangi mereka dan hendak membuat mereka menjadi bangsa yg istimewa di hadapan-Nya.
Betapa IA merindukan "gayung bersambut": cinta-Nya pada Israel tidak "bertepuk sebelah tangan".

Dengan antusias IA datang menemui bangsa Israel di kaki Gunung Sinai. IA mempertontonkan kehebatan kuasa-Nya di depan mata dan telinga seluruh bangsa itu untuk menunjukkan betapa hati-Nya sangat bersukacita atas pertemuan itu:
"Dan terjadilah pada hari ketiga, pada waktu terbit fajar, ada guruh dan kilat dan awan padat di atas gunung dan bunyi sangkakala yg sangat keras." (Kel.19:16)
"Seluruh bangsa itu menyaksikan guruh mengguntur, kilat sabung-menyabung, sangkakala berbunyi dan gunung berasap." (Kel.20:18).

Ya, TUHAN tampak sangat semangat untuk bertemu dengan bangsa itu di gunung-Nya. Inilah moment yg sudah  dinanti2kan ALLAH sejak ratusan rahun lalu. Layaknya seorang pria yg hendak bertemu pertama kalinya dengan kekasih hatinya, ia pasti mengerahkan segala miliknya untuk tampil mempesona di hadapan pujaan hatinya. Demikian pulalah dengan TUHAN.

Namun Israel gagal merespons dengan benar kasih TUHAN itu. Kerinduan TUHAN untuk berbicara kepada bangsa ini tidak mendapatkan respons yg positif. Malah bangsa Israel berkata kepada Musa: "Engkaulah berbicara dengan kami, maka kami akan mendengarkan; tetapi janganlah Allah berbicara dengan kami, nanti kami mati." (Kel.20:18)

Bahkan, baru saja mereka mengalami kedahsyatan TUHAN di Laut Teberau, beberapa hari kemudian bangsa Israel telah bersungut2 gara-gara air, roti, dan daging". Perut masih menjadi fokus utama mereka, bukan cinta-Nya yg ajaib.

TUHAN mengeluarkan Israel dari Mesir agar dapat menikmati cinta-Nya sepenuhnya di padang gurun. Namun dalam pikiran mereka, lebih baik tetap ada di Mesir daripada berjalan di padang gurun tanpa kejelasan makanan dan minuman. Mereka gagal memandang pada hal yg tak kelihatan itu: kasih TUHAN.

Bagian pertama dari 10 Perintah Allah menunjukkan betapa cemburunya TUHAN pada umat-Nya sebagai konsekuensi logis dari cinta-Nya. Tak ada cinta sejati tanpa api cemburu. Betapa TUHAN pun ingin dicintai habis2an oleh umat-Nya.

Di Perjanjian Baru, kerinduan TUHAN adalah membangkitkan suatu umat di dalam SEMUA suku bangsa untuk menjadi harta kesayangan-Nya. 2000 tahun yg lalu DIA telah menyatakan cinta-Nya bagi semua suku, dan saat ini IA pun ingin dicintai oleh semua suku.

Dan demi hasrat-Nya itu, IA telah melakukan segala hal di atas kayu salib untuk mewujudkannya. Tetesan demi tetesan darah-Nya saat tergantung selama 6 jam di atas kayu salib telah membeli satu per satu suku bangsa di seluruh dunia.

Sebagai hamba2-Nya, biarlah kita tidak mengulangi kesalahan bangsa Israel. TUHAN sangat rindu memiliki kita sebagai harta kesayangan-Nya. Buatlah DIA menjadi satu2nya yg istimewa dalam hidupmu. Jadikan DIA satu2nya tujuan hidup dan kenikmatan hidup. Sambutlah cinta-Nya yg tercurah padamu dan buatlah IA menikmati juga cintamu, yg kau nyatakan melalui ketaatanmu pada Firman-Nya dan kepercayaanmu pada janji-Nya.

Melayani di suku terabaikan adalah bentuk ungkapan cinta kita pada TUHAN. Kita mentaati perintah-Nya untuk pergi dan kita mempercayai janji-Nya bahwa semua suku bangsa telah dibeli-Nya lunas dan akan ada kelak di hadapan tahta-Nya. Setiap hari kita menjalin hubungan cinta yg penuh gairah dengan TUHAN, karena tanpa cinta-Nya, kita tak dapat berbelas kasihan pada jiwa2 yg terhilang.

"Let me know the kisses of Your mouth,
 let me feel Your warm embrace;
 let me smell the fragrance of Your touch,
let me see Your lovely face.
Take me away with You,
even so, LORD, come.
I love You, LORD
Yes, I love You more than life."

Biarlah kita mencintai TUHAN lebih dari kita mencintai hidup kita sendiri.

Sola gracia, soli Deo gloria
Papi (Henry P.)

Jumat, 26 September 2014

Lahir Baru

Yesus menjawab, katanya: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah. Kata Nikodemus KepadaNya: Bagaimanakah mungkin seorang dilahirkan kembali, kalau ia sudah tua? dapatkah ia masuk kembali kedalam ibunya dan dilahirkan lagi? jawab Yesus Aku bekata kepadamu sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk kedalam kerajaan Allah. Yohanes 3:3-6

bagaimana maksudnya dilahirkan dari air dan Roh?

sejak pelanggaran Adam dan Hawa yang melanggar perintah Tuhan untuk tidak menyentuh apalagi memakan buah pengetahuan yang baik dan yang jahat maka semua manusia menjadi keturunan orang berdosa ( roma 5:12)
dan upah dosa ialah maut, karena Allah kita itu kudus Dia tidak bisa bersama, satu tempat dengan manusia yang telah berdosa,  maka itu antara manusia dan Allah ada pemisa jarak, manusia yang diciptakan Allah paling sempurna ini dari antara ciptaan yang lainnya tidak bisa ketemu dengan Bapa disurga,segala usaha kita untuk membangun "jembatan" untuk pergi ketempat Allah adalah sia-sia ( Efesus 2:8-9) usaha-usaha kita = rajin beribadah, rajin bersedekah, baik, lemah lembut bahkan sekalipun 99% melakukan hukum taurat, itu tidak membuat kita sampai kepada Bapa disurga, Pada wakti itu Dia Telah menyelamatkan kita, bukan karena perbiatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus. hanya ada satu jalan yaitu melalui Yesus Kristus. kata Yesus kepadanya, Akulah jalan dan kebenaran dan hidup tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa kalau tidak melalui Aku (Yohanes 14:6)
jadi karena begitu besar kasih Allah kepada umat manusia jadi Ia mengutus AnakNya untuk menebus semua dosa manusia melalui kematian dan kebangkitaNya ( baca 1 korintus 15 :21-22)

Bagaimana caranya yaitu jika kita mengaku dengan mulut bahwa Yesus Adalah Tuhan dan percaya dalam hati bahwa Allah telah membangkitkn Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan (Roma 10 : 9-10) maka tanda kalau kita telah  menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat maka kita akan dibaptis dengan air dan Roh. Jadi karena Roh Allah yang ada didalam kitalah yang memampukan kita untuk menang atas dosa dan membuat kita mencintai kekudusan dan Pribada Allah itu sendiri.

Jika engkau mau menerima Tuhan Yesus berdoalah demikian: saya mengaku dengan mulutku bahwa Yesus adalah Tuhan dan percaya dalam hatiku bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati dan pada saat ini saya membuka hatiku dan mengundang Dia masuk kedalam hatiku menjadi Tuhan menjadi Raja dan menjadi penguasa tunggal atas hidupku, dan saya percaya bahwa dosaku yang dulu, sekarang telah ditebut di kayu salib.  Dalam nama Tuhan Yesus Amin.

Rabu, 10 September 2014


God our hope

You are the first nda last
Beginning end the end
The promis of wonders to come
the future is in Your hands
cought in the light
with all the earth we will sing
You are the auther of love
our freedom is in your name

embraching the cros meant for us
And bought us to life again
cought in the love
with all we ere let us sing

God our hope
And our salvation
worthy of all the praise
be our light
everlasting
great is Your Name
Jesus the firsht and the last

show us the way og Your love
lead us toword the truth
stir up the fire in us
to live out this life for You
cought in your neme

Jesus forefer well sing
every hear every nation
wii hear the sound
as your light breaks through the darkness
and you name rings out
every distant horizon will meet as one
singing is holy is Your name
God our hope

Sabtu, 08 Februari 2014

lirik lagu who am i

who am i
who am i
that the bright and morning star
would choose to light the way
for my ever wandering heart

not because of who i am
but because of what you're done
not because of what i've done
but because of who You are

iamaflower quickly fading
here today and gone tomorrow
a wave tossed in the ocean
a vapor in the wind
still You hear me when i'm calling
Lord, You catch me when i falling
and You're toldme who iam
iam Yours......iam Yours.....

who am i
that the eyes that see my sin
would look on me whit love
and watch me rise again
who am i that the voice that
calmed the sea
would call out through the rain
and calm the strorm in me.


Selasa, 12 November 2013

pagiii...........
karena ini blogku jadi suka-sukaku deh mau tulis apa.... hahahahaha
yang penting ngada yang merasa dirugikan dengan tulisanku ini..
iyakan??

ini cerita tentang diriku.....
namaku Veronika, biasa dipanggil Pero menurutku namaku ini terlalu singkat dan banyak dipake dinana-mana... hmmmm
tapi apalah arti sebuah nama yang terpenting pribadi orangnya , iyakan?
oke lanjut saya anak bungsu dari 5 bersaudara, kalo bisa memilih saya ingin lahir lebih dulu dari 4saudaraku yang lainnya, mungkin kalo saya lahir lebih dulu orang tuaku sekarang enda mesti masih kerja keras disaat umurnya yang sudah setengah abat lebih... hiiii kasihannn
4 saudaraku yang lainnya ngada yang lulus SMA, yang pertama berhenti dikelas 2 SMA, yang kedua Dikelas 3 SMP, yang ketiga dikelas 3 SMA sedikit lagi mau ujian eeeh dia berhenti ckckck, dan kakaku yang keempat lebih para lagi nda lulus SD,
nda tau apa yang mereka fikirkan waktu mau berhenti sekolah,
 kalau saya sekarang semester IV di jurusan Sistem Informasi disalah satu STIMIK di kota Kendari( sesti nda sesuai dengan harapan, tapi bersyukurlah)  saya rasa karena mereka juga sih yang membuat saya termotivasi untuk sekolah lebih tinngi,, karena saya percaya pendidikan yang baik membuat perekonomian pasti lebih baik.....

disini dulu na, dosenku sudah datang.... hehehe

Kenangan Masa Kecil Dari Dasa Teteasa

Ini kisahku ditulis dengan alasan: pertama supaya mbah Google smakin mbah... ehh maksudnya smakin tau banyak hal, yapss... saat orang-orang...